Sistem Digital & Rangkuman Jurnal Sistem Digital

 

Sistem digital

 

Sistem Digital adalah suatu sistem yang berfungsi untuk mengukur suatu nilai yang bersifat tetap atau tidak teratur dalam bentuk diskrip berupa digit-digit atau angka-angka, contohnya bilangan integer dan pecahan.

Subtema Dalam Sistem Digital :

Sistem bilangan (number system) adalah suatu cara untuk mewakili besaran dari suatu item fisik. Sistem bilanan yang banyak dipergunakan oleh manusia adalah system biilangan desimal, yaitu sisitem bilangan yang menggunakan 10 macam symbol untuk mewakili suatu besaran.

Aljabar Boolean adalah struktur aljabar yang "mencakup intisari" operasi logika AND, OR, NOR, dan NAND dan juga teori himpunan untuk operasi union, interseksi dan komplemen. Boolean adalah suatu tipe data yang hanya mempunyai dua nilai. Yaitu true atau false (benar atau salah). Pada beberapa bahasa pemograman nilai true bisa digantikan 1 dan nilai false digantikan 0.

Gerbang Logika adalah suatu entitas dalam elektronika dan matematika Boolean yang mengubah satu atau beberapa masukan logik menjadi sebuah sinyal keluaran logik. Gerbang logika terutama diimplementasikan secara elektronis menggunakan diode atau transistor, akan tetapi dapat pula dibangun menggunakan susunan komponen-komponen yang memanfaatkan sifat-sifat elektromagnetik (relay), cairan, optik dan bahkan mekanik.

Rangkaian logika kombinasional adalah sebuah rangkaian yang level logika keluarannya tergantung pada kombinasi dari level logika masukannya. Rangkaian logika kombinasional tidak memiliki sifat penyimpanan ( memory ), sehingga nilai keluarannya tergantung dari nilai masukan yang diberikan.

Rangkaian Penjumlah adalah konfigurasi op-amp sebagai penguat dengan di berikan imput lebih dari satu untuk menghasilkan sinyal output yang linier sesuai dengan nilai penjumlahan sinyal input dan faktor penguat yang ada. pada umumnya rangkaian penjumlah adalah rangkaian penjumlah dasar yang disusun dengan penguat inverting dan non inverting yang diberikan input 1 line.

Dekoder adalah untai yang mengkonversi kode masukan biner n bit menjadi 2n jalur keluaran yang berbeda.
Encoder (penyandi) adalah untai kombinasional yang digunakan untuk membangkitkan kode biner keluaran untuk n masukan yang berbeda.

Multiplekser ( MUX ) adalah rangkaian logika yang digunakan untuk memilih informasi biner dari beberapa masukan data (D0, D1,….Dn) dan disaluran ke satu keluaran Y.
Demultiplekser ( DEMUX) adalah suatu piranti untuk memilih satu keluaran dari beberapa keluaran yang tersedia.
Komparator adalah komponen elektronik yang berfungsi membandingkan dua nilai kemudian memberikan hasilnya, mana yang lebih besar dan mana yang lebih kecil.

Rangkaian Sekuensial adalah rangkaian yang mempunyai output yang tidak hanya bergantung pada masukan sekarang, melainkan juga pada masukan sebelumnya (yang lalu).Dari segi susunan, rangkaian sequensial merupakan suatu rangkaian yang berisi paling sedikit satu elemen memori Sequential Logic Circuit atau juga bisa disebut Rangkaian Logika Sekuensial, adalah rangkaian logika yang memperhatikan adanya faktor clock (waktu).

Flip-Flop atau latch merupakan sirkuit elektronik yang memiliki dua arus stabil dan dapat digunakan untuk menyimpan informasi. Sebuah flip-flop merupakan multivibrator-dwistabil. Sirkuit dapat dibuat untuk mengubah arus dengan sinyal yang dimasukkan pada satu atau lebih input kontrol dan akan memiliki satu atau dua output.

Register adalah rangkaian logika yang digunakan untuk menyimpan data. Dengan kata lain, register adalah rangkaian yang tersusun dari satu atau beberapa flipflop yang digabungkan menjadi satu.

Rangkaian Counter adalah rangkaian elektronika yang befungsi untuk melakukan penghitungan angka secara berurutan baik itu perhitungan maju ataupun perhitungan mundur. Yang dimaksud dengan perhitungan maju adalah di mana rangkaian akan menghitung mulai dari angka yang kecil menuju angka yang lebih besar. Sedangkan perhitungan mundur adalah sebaliknya. Perhitungan bisa mencapai jumlah yang tidak terbatas tergantung perancangan rangkaian ataupun tuntutan kebutuhan.

Programmable Logic Controllers (PLC) adalah komputer elektronik yang mudah digunakan (user friendly) yang memiliki fungsi kendali untuk berbagai tipe dan tingkat kesulitan yang beraneka ragam LC ini dirancang untuk menggantikan suatu rangkaian relay sequensial dalam suatu sistem kontrol. Selain dapat diprogram, alat ini juga dapat dikendalikan, dan dioperasikan oleh orang yang tidak memiliki pengetahuan di bidang pengoperasian komputer secara khusus. PLC ini memiliki bahasa pemrograman yang mudah dipahami dan dapat dioperasikan bila program yang telah dibuat dengan menggunakan software yang sesuai dengan jenis PLC yang digunakan sudah dimasukkan.Alat ini bekerja berdasarkan input-input yang ada dan tergantung dari keadaan pada suatu waktu tertentu yang kemudian akan meng-ON atau meng-OFF kan output-output. 1 menunjukkan bahwa keadaan yang diharapkan terpenuhi sedangkan 0 berarti keadaan yang diharapkan tidak terpenuhi. PLC juga dapat diterapkan untuk pengendalian sistem yang memiliki output banyak.

 

Kumpulan Rangkuman Jurnal Tentang Sistem Digital

APLIKASI PEMBELAJARAN KONVERSI BILANGAN MENGGUNAKAN METODE COMPUTER ASSISTED INSTRUCTION (CAI)

·       Aplikasi pembelajaran konversi bilangan disusun berdasarkan tahapan-tahapan yang ada pada metode Computer Assisted Instruction (CAI).

·       Aplikasi ini dibuat untuk materi-materi pelajaran konversi bilangan yaitu bilangan desimal, bilangan biner, bilangan oktal dan bilangan heksadesimal.

·       Aplikasi pembelajaran konversi bilangan yang menggunakan metode computer assested instruction (CAI) dibuat untuk memudahkan pengguna dalam menerapkan dan memahami materi yang semula masih bersifat manual menjadi media yang menarik dan mudah dipahami dengan berbagai teks dan animasi.

·       Aplikasi pembelajaran konversi bilangan, memudahkan pendidik dan peserta didik dalam menjelaskan dan memahami tentang teori konversi bilangan dengan efektif dan efisien.

 

PENGEMBANGAN APLIKASI PENYEDERHANAAN ALJABAR BOOLEAN DALAM BENTUK SUM-OF-PRODUCT DENGAN MENGGUNAKAN METODE QUINE MCCLUSKEY

·       Penyederhanaan Aljabar Boolean menggunakan aplikasi yang menerapkan metode Quine McCluskey membutuhkan waktu lebih sedikit dibandingkan melakukan penyederhanaan secara manual.

·       Metode Quine McCluskey menghasilkan penyederhanaan yang optimal untuk fungsi yang jumlah sukunya mendekati jumlah suku maksimal (2 pangkat n). 3. Aplikasi ini dapat melakukan perhitungan efisiensi terhadap penyederhanaan.

 

 

PENYEDERHANAAN UNGKAPAN BOOLE DARI SUATU RANGKAIAN LOGIKA DENGAN METODE PETA KARNAUGH

penyederhanaan menggunakan peta karnaugh dua variable dengan 21 segiempat adjadcent menghasilkan 1 literal, sedangkan penyederhanaan peta karnaugh tiga variable dengan 21 segiempat adjacent menghasilkan 2 literal dan untuk 22 segiempat adjacent menghasilkan 1 literal. Proses pelingkaran dilakukan menurut pola 2k, dimana k = 0,1,2,…,n dan jika k = n maka ungkapan boole akan menjadi fungsi identitas.

 

APLIKASI GERBANG LOGIKA UNTUK PEMBUATAN PROTOTIPE PENJEMUR IKAN OTOMATIS

aplikasi dari gerbang logika untuk membuat prototipe penjemur ikan otomatis dengan menggunakan sensor hujan, sensor cahaya serta sensor pelacak cahaya. Pada penelitian ini gerbang logika NOT AND yang digunakan saat pintu tertutup, sedangkan saat pintu terbuka digunakan gerbang logika AND.

 

MODEL DAN SIMULASI PROTOTYPE RANGKAIAN DIGITAL KONVERSI GERBANG AND, OR, NOT MENJADI GERBANG NAND DAN NOR

Prototype yang dihasilkan dari penelitian ini dapat dipergunakan sebagai alat simulasi pembelajaran sistem digital dalam memahami rangkaian multilevel NAND dan NOR. Prototype yang dihasilkan dapat memberikan hasil output yang sama dari rangkaian asal yang dibentuk dari rangkaian Gerbang AND, OR, NOT dengan rangkaian konversi yang dibentuk dari Rangkaian Gerbang NAND dan NOR. Prototype yang dibuat ini dapat memberikan pengetahuan kepada mahasiswa bahwa membuat rangkaian multilevel tersebut dapat dengan mudah diimplementasikan.

 

PERANCANGAN DISKRIT D FLIP-FLOP MENGGUNAKAN TEKNOLOGI CMOS 0.35 µm

Rancangan D flip-flop master-slave toggle yang dibangun dengan gerbang logika NAND dengan teknologi CMOS 0.35 µm memiliki waktu respon sebesar 0.2 ns dan memiliki disipasi daya sebesar 162.43614 pWatt. Hasil tersebut didapatkan dari hasil simulasi menggunakan LT SPICE.

 

RANGKAIAN FLIP FLOP

·       Besar kapasitas pada kapasitor mempengaruhi lama nyalanya led secara bergantian

·       Semakin besar kapasitas kapasitor yang digunakan maka semakin kecil frekuensi yang dihasilkan sehingga lamanya waktu yang diperlukan untuk led 1 berpindah ke led 2 akan lebih besar

·       Pada dasarnya, rangkaian flip flop menggunakan translator sebagai saklar. Dalam rangkaian ini yang digunakan adalah ic timer 555.

·       Kapasitor ialah dua plat sejajar yang berfungsi sebagai menyimpan muatan. Kapasitor (c1) yang mengakibatkan ked nyala secara bergantian dengan frekuensi tertentu. Sedangkan kapasotir c2 digunakan untuk kestabilan tegangan komparator.

 

DESAIN DAN SIMULASI ENCODER-DECODER BERBASIS ANGKA SEMBILAN UNTUK TRANSMISI INFORMASI DIGITAL

Penelitian ini telah merancang encoder-decoder berbasis angka sembilan dengan menggunakan pendekatan matematis perkalian sembilan dan menghasilkan kode-kode berbasis angka sembilan pada encoder-decoder (code book). Pendekatan matematis tersebut telah didesain dalam bentuk informasi digital yang akan dikirim oleh encoder melalui kanal transmisi dan diterima oleh decoder. Kemudian, encoder-decoder yang telah dirancang disimulasikan dengan menggunakan tool Visual Basic 6.0 Enterprise. Simulasi ini telah didemonstrasikan untuk input data pada encoder dan telah dilihat pengaruh dari noise serta dapat di koreksi kesalahan pada decoder dan penerima.

 

PERANCANGAN CATU DAYA BERBASIS UP-DOWN BINARY COUNTER DENGAN 32 KELUARAN

·       Tegangan keluaran dari catu daya ini adalah 1.25 Volt sampai 32 Volt dengan perubahan 1 Volt untuk setiap kenaikan variabel keluarannya.

·       Tegangan keluaran dari catu daya ini tidak selamanya tepat dengan perubahan tegangan sekitar 0.1 - 0.6 Volt untuk setiap perubahan 1 Volt tegangan keluaran baik pada saat tanpa menggunakan beban dan pada saat diberi beban, hal ini disebabkan karena adanya perubahan nilai tahanan pada setiap resistor dirangkaian pembagi tegangan akibat dari kurang tepatnya pengukuran dalam menentukan nilai tahanan yang digunakan, adanya tahanan dalam alat ukur, adanya beban tambahan dan error pembacaan alat ukur.

·       Pemasangan resistor 1kΩ (Radj) bertujuan untuk mengatur perubahan tegangan keluaran dalam hal ini menjadi toleransi untuk setiap perubahan tegangan keluaran yang besar pengaturannya sekitar 0.1 – 3 Volt.

·       Frekuensi rata-rata yang dihasikan dari multivibrator yaitu 4,914 Hz dan waktu per denyut untuk frekuensi rata-rata tersebut adalah 203,63 ms. Dimana dalam 1 detik terjadi 4,914 denyutan dan waktu yang diperlukan untuk setiap denyutan adalah 203,63 ms.

·       Arus maksimum yang mampu dicatu oleh rangkaian catu daya ini dengan beban resistor 1KΩ sebesar 0.032 A dan beban 100Ω sebesar 0.32 A. Untuk mendapatkan catu arus yang lebih besar harus mengganti transformator dengan suplai arus yang lebih besar. 6) Catu daya ini mampu mencatu dengan stabil suatu beban yang memiliki daya sebesar 28 Watt dengan jatuh tegangan rata-rata sebesar 0.2V.

 

IMPLEMENTASI SIMULASI MEDIA PEMBELAJARAN RANGKAIAN KOMBINASIONAL BERBASIS KOLABURASI MULTIMEDIA SIMULATOR DAN PEMROGRAMAN DELPHI

·       Aplikasi simulasi rangkaian kombinasional sebagai media pembelajaran yang telah dibuat dapat memberikan hasil keluaran yang tepat berdasarkan perhitungan dari teori-teori rangkaian digital yang ada.

·       Dengan adanya aplikasi simulasi rangkaian kombinasional sebagai media pembelajaran, mahasiswa dapat lebih memahami bagaimana rangkaian-rangkaian kombinasional bekerja sehingga dapat menaikan nilai dalam matakuliah Sistem Digital

·       Memperkecil terjadinya kesalahan atau error pada saat melakukan pengujian dipraktikum dengan alat yang sesungguhnya.

·       Kombinasi Multimedia Simulator dan Pemrograman Delphi merupakan aplikasi berbasis Windows sangat cocok digunakan sebagai media didalam merancang aplikasi dalam bentuk simulasi.

 

 

 

Sumber :

·       https://hendroagungs.blogspot.com/2015/11/sistem-digital.html

·       https://ejurnal.stmik-budidarma.ac.id/index.php/jurikom/article/view/169/151

·       https://jurnal.fmipa.unila.ac.id/index.php/komputasi/article/download/545/901

·       https://media.neliti.com/media/publications/168136-ID-penyederhanaan-ungkapan-boole-dari-suatu.pdf

·       https://jurnal.untan.ac.id/index.php/jpfu/article/download/16880/14586

·       https://jurnal.uisu.ac.id/index.php/infotekjar/article/view/1689/pdf

·       https://jurnal.unimus.ac.id/index.php/psn12012010/article/download/4218/3913

·       https://pdfslide.net/documents/rangkaian-flip-flopjurnal.html

·       https://ojs.uajy.ac.id/index.php/jbi/article/view/438/477

·       https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/elekdankom/article/download/895/710

·       http://journal.upgris.ac.id/index.php/JIU/article/download/2645/2227

 

 

Komentar

  1. Balasan
    1. halo, terima kasih sudah mampir, kalo ada yang mau aku bahs, req aja, ntar dibahas

      Hapus
    2. Boleh bahas tentang game terbaik di PS2 ??

      Hapus
    3. boleh banget, ntar kapan-kapan dibahas, ditunggu aja, kalo boleh, di follow aja sekalian

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengenal IPKIN

Financial Plan

RESUME SEMINAR